Tuesday, March 6, 2012

7 Furnitur Ramah Lingkungan Yang Terbuat Dari Sampah..

Lingkungan sering kali dihubungkan dengan ramalan kesuraman dan malapetaka di bumi ini. Oleh karena itu, banyak seniman dan arsitek bekerja kreatif pada green project dalam skala kecil maupun besar untuk manfaat ekonomi dan lingkungan. Sampah dan pakaian bekas menjadi trend hari ini yang diubah menjadi seni atau produk yang berguna seperti furnitur, tidak hanya sekedar memenuhi aliran limbah. Mari kita lihat furnitur-furnitur unik tersebut.

Recycled Plastic Bag Chair


Setiap hari kantong plastik digunakan oleh kita semua dalam berbagai hal, baik kemasan atau sebagai membawa tas. Setelah selesai, kita tidak menggunakannya lebih lanjut dan hanya membuangnya, tanpa mengetahui bahwa hal itu menyebabkan rugi terhadap lingkungan. Tapi kursi yang digambarkan indah di atas telah memberikan arti dan kehidupan baru. Dibuat oleh Ryan Frank, seorang desainer asal London, kursi ini dibuat dengan menggunakan tas belanja plastik yang dilapisi aluminium daur ulang. Bahan-bahan daur ulang ini dikombinasikan dengan teknik tradisional kerajinan Afrika untuk membuat bagian yang berwarna-warni. Desainer ini, terinspirasi dari patung 'inkuku' (ayam) Afrika Selatan yang juga terbuat dari plastik.


Inflatable Garbage Chair by Nick Demarco


Nick DeMarco, seorang mahasiswa California College of Arts telah merancang kursi XS dengan memanfaatkan segala macam plastik, seperti kantong plastik dan botol, kaleng aluminium, pakaian tua yang tidak diinginkan, koran bekas dan semua item yang dibuang ke tempat sampah yang ditemukan di rumahnya. Nick membuat rangka plastik bening dan mengisinya dengan benda-benda sampah. Dia menciptakan kursi plastik sampah sebagai proyek untuk kelas furnitur produksi yang berkelanjutan, dan dipamerkan di ICFF di New York sebagai bagian dari Sustainable Design For Mass Production.


Shredded Paper Furniture


Jens Praet membuat furnitur ramah lingkungan dari kertas dan koran-koran lama yang digunakan sehari-hari. Dia mengumpulkan kertas yang dibuang dan memotongnya sampai hancur. Shredded Paper ini kemudian direndam dalam resin dan dibentuk agar sesuai dengan yang diinginkan. Setiap item furnitur yang dibuat dengan cara ini dapat kuat seperti kayu, dan lebih ramah lingkungan.


Recycled Furniture Made from Undesirable Materials


Furniture designer, Chris Rucker, asal New York menciptakan furnitur mengagumkan dengan memanfaatkan benda-benda sampah dan buangan limbah. Dia mengimplikasi teknik dan keterampilan konstruksinya untuk membuat material seperti strand boards, plastic laminates and bundles of dumped furniture. Rucker mengkonversi benda-benda tidak berharga ini menjadi kursi, meja kopi dan lainnya.


Mulch Chair


‘Mulch Chair’ diatas tersebuat adalah hasil kerja Craig Ian McPherson, mahasiswa lulusan Edinburgh College of Art. Kursi ini diciptakannya dengan Reuse(menggunakan kembali) limbah kebun. Kursi itu ditampilkan di London Design Festival pada tahun 2009, Earls Court One, London.


Furniture Made of Industrial Scraps


Banyak limbah yang dihasilkan produksi yang hanya dikumpulkan di pembuangan sampah. Sebuah kelompok dari Bangkok’s Kasetsart University’s Architecture Program yang disebut Scrap Lab, membuat furniture yang indah yang berasal dari limbah industri dengan menggunakan keterampilan kreatif mereka. Sisa-sisa industri seperti kayu, plastik, busa, logam, debu digunakan untuk menghasilkan dekorasi furnitur seperti lampu, meja dan kursi. Scrap Lab bermaksud untuk menunjukkan kepada dunia bahwa sampah-sampah dan limbah industri dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk membuat furniture yang fungsional dan menawan.


Furniture Made From Decommissioned Russian Naval Mines


Mati Karmin, seorang pematung Estonia menciptakan furniture-furniture yang berasal dari ranjau laut yang tidak aktif. Dia menemukan ranjau laut Rusia jenis AGSB yang tidak aktif di daerah pantai rumahnya. Karmin menciptakan furnitur seperti meja, kursi, bak mandi, akuarium, lampu LED dan lemari bar dari tambang angkatan laut yang sudah tua.

Sunday, March 4, 2012

Moss Graffity, Seni Graffiti Yang Terbuat Dari Lumut..

Moss graffiti atau graffiti yang menggunakan lumut, disebut juga eco-graffiti atau green graffiti, menggantikan cat semprot, cat-spidol atau cat lainnya yang menggunakan zat kimia beracun.



Tidak hanya para desainer interior, arsitektur dan juga botanist yang menginginkan kondisi bumi kembali seperti sedia kala. Desainer grafis dan juga para pencinta grafiti juga turut andil menyumbangkan karyanya yang mendukung terciptanya lingkungan Eco Designer Sang Peduli Lingkungan.






No spray, no painting, no smoke no CFC gas. Grafiti kali ini benar-benar sangat peduli dengan lingkungan. Tidak ada gudang CFC tambahan yang menjadi penyumbang semakin besarnya lubang ozon, tidak ada penggunaan cat berlebihan. No more pain to spread. Berikut adalah gambar-gambar lainnya.









Saturday, March 3, 2012

Amazing - Baatara Gorge, Air Terjun Yang Jatuh Ke Sebuah Goa..

Air terjun ini Terletak di Mountain Trail Lebanon, jurang ini dikenal sebagai jurang Jembatan Tiga. Nama ini didapat karena perjalanan ke lembah tersebut melalui tiga jembatan yang terbentuk secara alami.



Air terjun ini ditemukan pada tahun 1952, ketinggian air terjun ini menjapai 837 kaki (255 meter) dari dasar goa. Air terjun ini akan mengalir ketika salju musim dingin mulai mencair dan air terjun akan terjatuh dengan idahnya ke jurang. Instalasi peralatan keselamatan untuk melengkapi fasilitas bagi para penggemar olahraga panjat tebing tidak diberlakukan lagi karena dapat menurunkan tingkat keindahan air terjun tersebut.




Henri Coiffait ahli bio-speleologist dari Perancis yang menemukan lubang ini di tahun 1952, aneh memang karena membutuhkan waktu sampai abad ke dua puluh untuk menemukan sesuatu yang harus berjalan kaki dari kota Tannourine, desa kecil balaa dan melintasi padang rumput untuk mencapai tempat tersebut, perjalanan tersebut tidak sia-sia dan akhirnya menemukan tempat tersebut.




Di pinggiran lubang air terjun tersebut tidak terdapat peringatan bagi pengunjung agar tidak terlalu dekat dengan mulut goa sehingga sangat berbahaya bagi turis ataupun pengunjung, jika terlalu dekat akan dapat menyebabkan keruntuhan pinggiran mulut goa dan menyebabkan hal-hal yang tidak di inginkan.

Friday, March 2, 2012

Sistem Parkir Mobil Paling Mewah Di Dunia..

The Autostadt adalah daya tarik pengunjung di Jerman. Berdekatan Dengan pabrik Volkswagen di Wolfsburg, Jerman, dengan fokus utama pada mobil. Fitur sebuah museum, yaitu fitur paviliun untuk brand mobil utama di Grup Volkswagen, pusat pelanggan Jerman di mana pelanggan dapat mengambil mobil baru, dan mengambil tour melalui pabrik besar, panduan untuk evolusi jalan dan juga bioskop di sebuah tabung besar. The Autostadt juga termasuk kedalam tempat penyimpanan dengan pintu kaca terbesar di dunia. Berikut adalah gambar-gambarnya.






Free Blog Counter Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Free Page Rank Checker eXTReMe Tracker
cool (170) funny (64) games (3) hacking (15) information (268) jokes (5) latest (180) making money (2) sharing (436) software (16) story (17) tips (13) tips and tricks (10) tricks (13)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons